Ikhtisar Proyek
Sebuah lokasi konstruksi pesisir yang terletak di wilayah yang sedang berkembang pesat menghadapi tantangan signifikan dalam mengelola air limbah yang dihasilkan oleh para pekerja dan aktivitas konstruksinya. Kedekatan lokasi tersebut dengan garis pantai menambah masalah lingkungan, karena air limbah yang tidak diolah dapat mencemari ekosistem laut di sekitarnya. Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan konstruksi tersebut bermitra dengan Liding untuk menerapkan solusi pengolahan air limbah yang andal dan ramah lingkungan. Instalasi Pengolahan Limbah FRP yang dioptimalkan dipilih karena fleksibilitas, efisiensi, dan desainnya yang ringkas.
Desain dan Fitur Sistem
Instalasi pengolahan limbah tipe johkasou Liding mengadopsi proses AAO+MBBR, memiliki desain terpadu, pemilihan fleksibel, masa konstruksi singkat, stabilitas operasional kuat, dan limbah stabil yang memenuhi standar, sangat cocok untuk lokasi konstruksi di pesisir.Sistem ini menawarkan beberapa fitur utama:
1. Konsumsi energi rendah dan kebisingan rendah:Aerasi mengadopsi kipas patungan Tiongkok-Jepang, yang memiliki volume udara tinggi, konsumsi energi rendah, dan kebisingan rendah.
2. Biaya operasional rendah: Biaya pengoperasian rendah per ton air dan masa pakai material fiberglass FRP yang panjang.
3. Operasi otomatis: Mengadopsi kontrol otomatis, operasi tanpa awak sepenuhnya otomatis 24 jam sehari. Sistem pemantauan jarak jauh yang dikembangkan secara independen yang memantau data secara real-time.
4. Tingkat integrasi yang tinggi dan pemilihan yang fleksibel: Desain terpadu dan terintegrasi, pemilihan fleksibel, dan masa konstruksi singkat. Tidak perlu mobilisasi sumber daya manusia dan material dalam jumlah besar di lokasi, dan peralatan dapat beroperasi secara stabil setelah konstruksi.
5. Teknologi canggih dan efek pemrosesan yang baik: Peralatan ini menggunakan bahan pengisi dengan luas permukaan spesifik yang lebih besar, sehingga meningkatkan beban volumetrik. Mengurangi luas lahan, memiliki stabilitas operasional yang kuat, dan memastikan efluen yang stabil memenuhi standar.

Pelaksanaan
Instalasi Pengolahan Limbah FRP Liding dipasang di lokasi konstruksi, dengan sistem yang mampu menangani hingga 70 meter kubik air limbah per hari. Desain terintegrasinya memudahkan transportasi ke lokasi dan pemasangannya cepat, sehingga proyek dapat berjalan sesuai jadwal. Instalasi ini terhubung dengan sistem pengumpulan air limbah yang sudah ada di lokasi, sehingga limbah dapat diolah secara efektif sebelum dibuang ke lingkungan laut di sekitarnya.
Hasil dan Manfaat
1. Perlindungan Lingkungan:Sistem ini berhasil mengolah air limbah lokasi konstruksi agar memenuhi standar pembuangan lingkungan, melindungi ekosistem laut di sekitarnya dari polusi.
2. Efisien dan Hemat Biaya:Desain modular memungkinkan pemasangan yang cepat dan memastikan biaya operasional tetap rendah, menyediakan solusi yang terjangkau bagi perusahaan konstruksi.
3. Perawatan Minimal:Sistem pemantauan pintar memungkinkan pengoperasian dan pemeliharaan jarak jauh, mengurangi kebutuhan kunjungan ke lokasi secara berkala dan meminimalkan waktu henti.
4. Skalabilitas:Desain modular sistem ini memungkinkan perluasan yang mudah seiring dengan berkembangnya lokasi konstruksi atau dibutuhkannya kapasitas pengolahan air limbah tambahan.
Kesimpulan
Instalasi Pengolahan Limbah FRP Liding yang telah dioptimalkan terbukti menjadi solusi sempurna untuk pengelolaan air limbah di lokasi konstruksi pesisir. Desainnya yang ringkas, efisien, dan ramah lingkungan membantu memenuhi persyaratan regulasi sekaligus meminimalkan dampak terhadap ekosistem lokal. Studi kasus ini menyoroti fleksibilitas sistem pengolahan air limbah Liding, yang dapat diterapkan di berbagai lingkungan yang menantang, mulai dari lokasi konstruksi perkotaan hingga wilayah pesisir terpencil, memastikan pengolahan air limbah yang efektif di mana pun dibutuhkan.
Waktu posting: 12-Feb-2025